Stop Ubanan Dini

ANDA punya masalah rambut putih di usia muda? Jika tidak karena genetika, Anda mengalami pigmentasi. Biasanya putihnya rambut terjadi pada usia jelang 40 tahun. Jika Anda sudah mengalaminya di usia sebelum 30 tahun berarti Anda mengalami pigmentasi. Lantas apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya ubanan dini?


Tahukah Anda, masalah pigmentasi bukan hanya terjadi pada kulit. Rambut dapat mengalami pigmentasi seiring dengan bertambahnya usia. Namun, adakalanya seseorang mengalami pigmentasi sebelum mencapai usianya. Hal inilah yang seharusnya tidak terjadi pada Anda.

Gejala pigmentasi muncul dalam rentan waktu yang cukup singkat. Bisa saja tiba-tiba rambut Anda berubah warna, bahkan kehilangan pigmen warna aslinya. Di Indonesia, pigmentasi dikenal dengan istilah beruban. Sehingga, Anda memerlukan zat pewarna rambut yang secara solid dapat menutupi terjadinya pigmentasi.

Cukup variatif persepsi orang tentang pigmentasi. Sebagian orang menilai, pigmentasi di usia muda, sekitar usia 20-30 tahun, dapat memberikan penampilan yang seksi. Sebagian lagi menganggap pigmentasi sebagai hal yang memalukan, mengingat usia yang masih muda. Sedangkan, usia 40 tahun ke atas, pigmentasi pada rambut merupakan simbol usia yang semakin matang.

“Ada sebagian orang yang takut akan pigmentasi. Ada pula yang suka dengan pigmentasi karena dianggap lebih gaya,” ungkap penata rambut Johnny Malato.

Khusus untuk pigmentasi dini, hal ini kerap menjadi momok di kalangan yang selalu ingin tetap tampil muda. Sebagian wanita malu disebut tua. Namun sebagian lagi mencoba untuk memiliki penampilan berbeda dengan rambut yang mengalami pigmentasi atau justru sengaja mewarnai rambutnya dengan warna putih.

“Pigmentasi merupakan salah satu permasalahan yang klasik dan menjadi keluhan dari sebagian wanita yang ingin awet muda. Maka mereka mencoba dan melakukan berbagai cara untuk menutupinya,” jelas Johnny.

Dan apabila pigmentasi terjadi pada seseorang sebelum usia 30 tahun, ini sebetulnya dapat terjadi pada semua orang, tidak terkecuali. Gejalanya dapat dilihat dengan mulainya ada bercak-bercak putih pada rambut Anda. Bercak-bercak putih itu semakin lama semakin banyak. Gejala kedua, rambut sudah tidak kuat lagi menancap pada kulit kepala, terkena sedikit saja tarikan, dapat membuat rambut rontok.

Gejala yang terlihat lainnya adalah, kadar minyak pada rambut sudah berkurang. “Anda dapat meraba dengan telapak tangan Anda. Jika rambut mulai berkurang. Rambut tidak lagi halus dan smooth saat dibelai dan disisir. Ada sendatan-sendatan ringan saat menyisir. Sedangkan saat Anda membelai rambut tidak terasa kelembutan yang biasanya Anda rasakan,” terangnya.

Uban muncul ketika rambut tidak lagi dapat menghasilkan melanin. “Melanin terdapat pada follicle rambut. Follicle merupakan pelapis batang rambut bagian luar. Jika di akar dan di dalam batang rambut tidak ada lagi melanin, warna rambut pada follicle akan berkurang secara korelatif,” katanya.

Belum diketahui secara pasti penyebab dari pigmentasi. Meski demikian, Johnny memberikan gambaran yang dapat menjadi referensi Anda dalam masalah memahami pigmentasi. Menurutnya, pigementasi terjadi karena faktor genetika. Kasus ini merupakan kenyataan yang harus diterima meski usia Anda masih belasan bahkan dibawah 20 tahun. Pigementasi bisa juga disebabkan dari efek sinar matahari yang mengalami ultra violet. Radiasi (UV) dapat mempengaruhi produktivitas melanin pada rambut.

Meski tidak diketahui secara pasti, apa penyebabnya, namun Johnny menganggap, pigmentasi sebenarnya dapat dicegah sebelum terjadi. Selain dua hal di atas, pigmentasi bisa terjadi pada Anda jika Anda memiliki masalah psikologis. Dan hal ini, jika Anda sering merasa ketakutan dan banyak pikiran, maka ini akan membuat Anda kehilangan pigmen pada rambut.

(Genie/Genie/tty) sumber: okezone.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: