Asap ROKOK BISA MEMBAHAYAKAN RAMBUT

8 Mei, 2009
rokok dan rambut putih

rokok dan rambut putih

Kita sudah ketahui bersama bahaya dari rokok bisa mengganggu pernafasan, kanker dan penyakit jantung, namun ternyata bahaya rokok juga berdampak pada rambut.
Para ilmuwan telah meneliti bahwa asap rokok dapat menyebabkan kerontokan rambut dan cepat beruban. Mereka mengemukakan bahwa asap racun (rokok) bisa merusak kelenjar (lubang) rambut dan hormon (pertumbuhan) rambut. Penelitian telah dibuktikan dengan laporan BMJ, 600 pria dan wanita yang sebagian dari mereka adalah perokok, lebih cepat rambutnya beruban daripada yang tidak merokok.

Tahun 2007, telah diteliti sebanyak 740 orang pria di Taiwan, yang berusia sekitar 40 sampai 91 tahun, dimana rata-rata pria Asia lebih rendah tingkat kebotakan secara turun temurun. Setelah diteliti dari silsilah keluarga, peneliti menemukan tingkat kebotakan rambut terjadi pada perokok yang terus menerus mengisap rokok.


Wijen: Perbanyak ASI dan Cegah Kanker

3 Mei, 2009

Rabu, 25 Agustus, 2004 oleh: gklinis
Wijen: Perbanyak ASI dan Cegah Kanker
Gizi.net – Biji wijen dapat dijumpai dengan mudah pada kue onde-onde atau roti gambang. Wijen juga sering ditaburkan di atas makanan dan sayuran, serta menjadi bahan baku minyak wijen. Biji wijen yang sering digunakan jadi bahan kue itu berbentuk biji-biji kecil pipih denagn ujung meruncing. Di beberapa daerah, wijen dikenal dengan nama lengong (NAD), lenga (Batak), wijen (Sunda-Jawa), dan lain-lain. Sementara di Cina, wijen dinamai zhe ma. Wijen (Pedaliaceae) merupakan tumbuhan herba yang tingginya mencapai 1 – 1,5 meter. Baca entri selengkapnya »


Mencegah Tumbuhnya Uban

1 Mei, 2009

Bagi kebanyakan orang uban identik dengan usia tua. Tetapi cobalah menoleh ke kiri dan ke kanan baik di kantor, di dalam busway, di lingkungan rumah, makin banyak anak muda beruban. Kenapa bisa begitu? Apakah usia muda sekarang begitu berat dilalui hingga membuat uban lekas nongol? Ternyata uban bukan hanya masalah usia lho. Di bawah ini beberapa sebabnya:

•1. Faktor Genetik, biasanya orangtua penderita uban dini membuat anak pun mempunyai peluang yang sama,

•2. Tubuh yang kekurangan vitamin B dan zat besi juga memicu tumbuhnya uban seperti penderita anemia atau kekurangan sel darah merah,

•3. Kurang gizi dapat membuat jumlah enzim pembentuk pigmen berkurang dan uban pun muncul tanpa permisi. Makanan cukup protein sangat diperlukan tubuh untuk membentuk enzim tersebut dan menghambat tumbuhnya uban,

•4. Asap rokok dan polusi menambah radikal bebas dalam tubuh,

•5. Rambut bisa cepat beruban juga karena salah perawatan misalnya proses pewarnaan yang kurang bagus atau kandungan kimia dalam cat rambut yang tak cocok dengan kulit kepala,

•6. Efek radiasi pada penderita kanker sangat memicu timbulnya uban,

•7. Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, minuman alcohol dan begadang juga membuat rambut segera beruban.

Dan uban bisa dicegah dengan :

•· Memperbaiki nutrisi tubuh dengan memperhatikan asupan makanan, mengkonsumsi cukup zat besi dan vitamin B,

•· Hindari mewarnai rambut berkali-kali karena membuat pigmen rambut mati. Jika harus juga mewarnai rambut, pilih yang alami seperti daun pacar untuk warna merah, bayam untuk hijau, dll,

•· Sesedikit mungkin bersentuhan dengan polusi udara yang menyebabkan radiasi pada kulit.

Rahmah Hasjim, Jakarta, Januari 2008.

Sumber: berbagai sumber


Humor: Rambut Ubanan

30 April, 2009

pada suatu hari seorang anak perempuan kecil sedang memperhatikan ibunya yang sedang asyik mencuci piring. matanya tak berkedip melihat ke arah rambut ibunya yang mulai tampak berwarna. ada kilatan putih di antara untaian warna hitam

‘ma, mengapa rambut mama ada yang putih?’

sang ibupun menjawab, ‘itu uban sayang. sebenarnya setiap kali kamu nakal dan membuat mama bersedih, sehelai rambut mama berubah warnanya dari hitam menjadi putih’

si anakpun terdiam sesaat dan tak lama kemudian,

‘kalau begitu, kenapa rambut nenek putih semua ya ma?


Mengatasi Uban dengan Apukuntur

29 April, 2009

Menyiasati Si ‘Kembang Jambu’
Sumber Tabloid Eva No. 04/Thn. 1/2 – 8 Juni 1999

Sebagian orang menganggap, kilau perak yang menyelinap di antara urai rambut hitam sebagai pertanda pendewasaan. Namun tak sedikit pula yang menganggap semacam warning, peringatan bertambahnya usia. Apa pun alasannya, seringkali kedatangan si kembang jamu alias uban ini tak diharapkan. Dicabut, di semir? Atau mau coba akupuntur untuk mengatasinya?

Uban identik dengan usia. Biasanya ketika usia memasuki kepala 4, uban mulai bak bunga jambu bertaburan. Sebenarnya, rambut putih yang lebih dikenal sebagai uban ini bisa menghinggapi rambut siapa saja, tanpa kenal usia. Secara normal memang uban datang pada usia 40.

Selain faktor genetika (keturunan) penyebab timbulnya uban bersifat multifaktor (lebih dari satu), antara lain kelelahan saraf mata, stres, pikiran, minuman keras, kurang makan sayur atau ikan laut.
Baca entri selengkapnya »